Kisah Dibalik 2 Versi Juara Catur Dunia Tahun 1993 – 2006

Kisah Dibalik 2 Versi Juara Catur Dunia Tahun 1993 – 2006

Siapa kiranya orang yang tidak mengenal catur, olahraga yang satu ini bahkan dikenal sebagai salah satu olahraga paling tua dalam sejarah manusia modern. Sebagian orang memang mempertanyakan mengapa catur yang amat minim akan aktivitas fisik disebut sebagai olahraga, tetapi bagi sebagian besar orang lainnya menganggap itu hanyalah sindiran satir belaka terhadap catur. Pasalnya olahraga tak sebatas aktivitas fisik saja tetapi juga aktivitas otak, dan perihal aktivitas otak inilah yang justru sangat diperdayakan dalam catur.

Sebagai suatu olahraga, jelas bahwa catur memiliki kejuaraan-kejuaraan atau turnamennya sendiri yang diselenggarakan secara amatir maupun profesional. Sekarang ini bahkan kejuaraan catur sudah ada mulai dari tingkat paling rendah hingga tingkat internasional. Untuk tingkat internasional, kejuaraan catur berada di bawah kendali FIDE sebagai organisasi internasional untuk olahraga otak tersebut.

Terjadinya Dualisme Organisasi Catur Internasional

Kisah Dibalik 2 Versi Juara Catur Dunia Tahun 1993 – 2006

Sejarah mencatat kejuaraan catur sudah berjalan atau diselenggarakan dari mulai sekitar tahun 1400an. Namun karena sumber literasi yang terbatas, tidak diketahui pasti seperti apa format kejuaraan yang digunakan. Yang jelas mulai tahun 1886 kejuaraan catur dunia sudah mulai menggunakan format baku dan aturan yang semakin jelas. Hal tersebut tidak lepas dari adanya FIDE sebagai organisasi yang memang didirikan guna membuat standar internasional atas permainan atau olahraga catur.

Sayangnya kejuaraan catur yang mulai tahun 1886 berjalan di bawah bendera FIDE harus mengalami hantaman cukup besar. Pasalnya pada tahun 1993 muncul organisasi catur yang bisa dikatakan sebagai organisasi catur internasional tandingan untuk FIDE. Organisasi catur internasional tandingan yang dimaksud bernama PCA alias Professional Chees Association. Selayaknya FIDE, PCA juga rutin menyelenggarakan kejuaraan catur internasional yang seringkali waktu pelaksanaannya berdekatan dengan perhelatan kejuaraan catur internasional di bawah FIDE.

Hal tersebut membuat dunia catur menjadi memiliki 2 juara dunia, yakni juara dunia versi FIDE dan juara dunia versi PCA. Hal yang sama terus berulang setiap tahun meskipun beberapa pecatur kadang kala ikut di kejuaraan yang diselenggarakan oleh FIDE tetapi juga ikut di kejuaraan yang diselenggarakan oleh PCA. Meski demikian tidak pernah ada seorang pun pecatur pun yang mengikuti kedua kejuaraan catur dunia tersebut dalam tahun yang sama. Sehingga setiap tahunnya dunia percaturan memiliki 2 orang juara dunia.

Kejuaraan catur dunia versi FIDE bisa dibilang lebih kompetitif dibandingkan dengan kejuaraan catur dunia versi PCA. Pasalnya ketika kejuaraan catur internasional versi PCA hanya mampu dimenangkan oleh 2 orang saja, gelar juara catur dunia versi FIDE justru mampu dimenangkan oleh 6 orang. Juara dunia versi PCA yang dimaksud yaitu Garry Kasparov dari tahun 1993 hingga 1999 dan Vladimir Kramnik dari tahun 2000 hingga 2006. Sementara di sisi FIDE ada Anatoly Karpov yang menjadi juara dunia catur versi FIDE sejak tahun 1993 sampai 1999, Alexander Khalifman dari tahun 1999 sampai 2000, Viswanathan Anand dari tahun 2000 sampai 2002, Ruslan Ponomariov dari 2000 – 2004, Rustam Kasimdzhanov dari 2004 – 2005 dan Veselin Topalov dari 2005 – 2006.

Untunglah situasi seperti itu akhirnya berhenti di tahun 2006 menjelang 2007. Pasalnya pihak-pihak yang memiliki power dalam dunia catur internasional akhirnya berhasil menginisiasikan penyatuan dua kejuaraan yang sama-sama melahirkan juara dunia catur itu. Barulah kemudian dunia catur benar-benar hanya memiliki satu orang juara dunia.

Orang yang beruntung menjadi satu-satunya juara dunia yang diakui FIDE maupun PCA adalah Vladimir Kramnik yang pada masa dualisme kejuaraan ia merupakan juara dunia versi PCA sejak tahun 2000. Yang menarik, Vladimir Kramnik menyabet gelar juara dunia PCA dari Garry Kasparov yang bisa dikatakan menjadi salah satu tokoh munculnya PCA. Selain itu Garry Kasparov juga merupakan orang terakhir yang dianggap sebagai juara dunia sebelum adanya dualisme organisasi catur internasional dengan dua kejuaraan dunia itu.

Lahirnya Bibit Pecatur Juara Dunia Baru

Juara Catur Dunia Tahun 1993 - 20062

Tahun 2006 atau lebih tepatnya menjelang tahu 2007 bukan hanya menjadi sejarah kembali hanya satunya kejuaraan dunia catur. Pasalnya pada kisaran tahun tersebut juga mulai tampak bibit pecatur calon juara dunia yang kini menjadi pecatur nomor satu di dunia. Dia yang dimaksud adalah Magnus Carlsen yang pada tahun tersebut mampu merepotkan legenda catur dunia Garry Kasparov dalam suatu permainan.

Meskipun pada akhirnya ia tetap kalah tetapi setidaknya dunia catur mulai memperhatikan sepak terjangnya di saat itu, terutama Garry Kasparov sendiri. Terbukti dengan diangkatnya Magnus Carlsen itu sebagai muridnya beberapa tahun setelah permainan yang menunjukkan mata dunia terhadap bakat alami Carlsen.

Munculnya Magnus Carlsen juga bagi sebagian orang terutama para pengamat catur sebagai tanda habisnya era pecatur rusia di panggung catur internasional. Pasalnya pecatur-pecatur asal rusia memang hampir selalu mendominasi setiap kejuaraan catur internasional. Juara dunia versi PCA bahkan semuanya berasal dari Rusia meskipun memang karena hanya dua orang yang mampu menyabet gelar tertinggi di kejuaraan versi PCA itu.